JAVANEWS.CO.ID

KREATIF, SANTUN DAN BERIMBANG

Pamsimas KKM Tirta Shobar Bikin Lurah Bingung?

3 min read

Karawang – Javanews.co.id | Alamat yang digunakan KKM Tirta Shobar dalam Surat Perintah Pencairan Dana (SPPD), yang lokasinya berada di Jalan Kertabumi nomor 31 Kelurahan Nagasari Kecamatan Karawang Barat, membuat kaget Lurah Ade S.

Menurut Ade, posisi alamat tersebut berada di kelurahannya, dan selama Ia menjabat sebagai Lurah, Ia tidah pernah mengajukan Program Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), juga tidak pernah ada pemberitahuan dari LPM Nagasari tentang pengajuan program tersebut.

Kepala Dinas PRKP Kabupaten Karawang H Ramon WL menanggapi tentang pelaksanaan program yang dianggarkan oleh APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Nomor 325/KPTS/M/2018 tanggal 3 Mei 2018 tentang penetapan Kabupaten Sasaran Program Penyediaan Air Minum dan sanitasi Berbasis Masyarakat, sesuai SPP 00002 tanggal 9 Juli 2019, bahwa pekerjaan itu dilaksanakan oleh setiap LPM di masing-masing desa dan dibentuk KKM untuk pelaksana kegiatan.

“Jadi kami hanya mengawasi, tidak lebih dari itu. Mengenai adanya informasi alamat kantor PRKP jadi alamat KKM Tirta Shobar dalam tahap pencairan program Pamsimas Saya tidak bias berkomentar,” ucapnya.

Kepala Bidang Pemukiman H Calim, didampingi staf dan KSM Pamsimas lll Wahyu, ketika ditemui diruang kerjanya mengatakan, alamat kantor yang digunakannya untuk input tahap pencairan, karena alamat sebenarnya susah untuk diinput.

“Jadi alamat kantor tersebut di pakai, untuk mempermudah proses pencairan, itupun sudah ijin dengan KPPM Pamsimas,” kata staf, di benarkan oleh KSM. Kenapa alamat kantor PRKP Kabupaten karawang ada, dalam program Pamsimas ini kata H.Calim mengulang ucapan staf kepada javanews,senin 30/9/2019.

Dilain tempat, Sholihin selaku Ketua KKM Tirta Shobar yang beralamat di Desa Cikuntul Kecamatan Tempuran, yang diwakili oleh Sekdes Cikuntul mengatakan, bahwa KKM Tirta Shobar selama ini tidak pernah ada masalah dalam pencairan dana.

“Karena setiap ada tahapan pencairan, Kami selalu memakai alamat kami, tidak pernah memakai alamat lain. Kami tidak pernah buat berita acara pemakaian alamat yang lain, jadi Kami tidak pernah ada masalah apapun. Sekarang bangunan Kami sudah mau selesai, dan masyarakat Desa Cikuntul mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah dalam program Pamsimas ini,” ungkapnya.

Aturan yang menyatakan dalam Surat Keputusan Dirjen Cipta karya Nomor : 20/KPTS/DS/2019, Tentang Penetapan desa Sasaran Program Pamsimas lll tahun anggaran 2019 tahap ll. Desa yang mendapat SK di Karawang antara lain, Taman Mekar, TamanSari Kecamatan Pangkalan, Cinta Laksana Kecamatan Tegalwar, Pasir Tanjung Kecamatan Lemah Abang, Purwajaya Kecamatan Cikuntul, Pancakarya dan Sumberjaya Kecamatan Tempuran.

, lanjutnya, desa Jati Laksana dan MekarBuana belum jelas SK nya, titik lokasi dan fisik juga belum ada, karena gagal dalam pengeboran. Jadi baru ada pekerjaan saja, begitu juga Kelurahan Nagasari Kecamatan Karawang Barat.

Keluhan disampaikan juga Kepala Desa Jati Laksana Asep S, karena adanya kegagalan pengeboran sumber mata air. Padahal, sebelum pengajuan, Konsultan dari dinas terkait sudah memastikan adanya sumber air yang konsultan tunjuk, tapi hasilnya gagal. “Sudah dua titik kami lakukan pengeboran, semuanya gagal, sampai akhirnya kami memutuskan untuk membuat bak penampungan air didataran rendah,” terangnya.

“Proyek Swakelola ini tidak serta merta semua di kelola oleh KKM. Untuk material sudah ditentukan oleh Dinas. Kegagalan pengeboran juga dirasakan oleh Desa Mekarbuana, yang selalu gagal dalam pengeboran, sampai harus mencari titik lokasi pengeboran lain,” kata Staf Kepala desa. Dalam kesempatan lain, Kepala desa Jaji Maryono, saat di hubungi belum bisa berkomentar. (ro pendi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *