JAVANEWS.CO.ID

KREATIF, SANTUN DAN BERIMBANG

Wabup Pastikan Tes SKD CPNS Tidak Ada Titipan dan KKN

2 min read

CIREBON– JAVA NEWS

Pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Kabupaten Kuningan dipastikan bersih dari praktek suap maupun titipan dan KKN.

“Kita pastikan seleksi CPNS sangat transparan, objektif, akuntabel dan bersih dari pengkondisian dan KKN. Karena memang dari sistem dan mekanismenya sudah berubah, mengingat pelaksanaan tesnya menggunakan Computer Assisted Test (CAT),” ungkap Wakil Bupati Kuningan H M Ridho Suganda SH M.Si, saat melaksanakan monitoring tes SKD CPNS di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC).

Dengan kepastian tersebut, Wabup meminta agar peserta percaya diri dan fokus belajar serta konsentrasi saat mengerjakan soal-soal yang ada, sehingga seluruh soal dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

“Dengan ketatnya seleksi dan transparan dalam seleksi CPNS diharapkan Pemkab Kuningan akan mendapat ASN yang memiliki kompetensi dan integritas. Dengan begitu nantinya mereka diharapkan mampu membangun Kab Kuningan dengan inovasi,” jelas Wabup.

Wabup juga mengapresiasi tes SKD CPNS yang berlangsung di UMC karena dari tempatnya dan perangkatnya sangat layak. Apalagi ditambah dengan adanya tempat atau ruang khusus untuk disabilitas ibu hamil dan peserta kecelakaan.

Sementara, kepala BKPSDM Kab Kuningan Drs H Nurahim M.Si melalui Sekretaris Badan Erni Marpuah Jamilah SS dilokasi yang sama mengatakan, tes akan dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 25 sampai dengan 27 Februari 2020. Jumlah formasi 184, jumlah peserta yg mengikuti tes sebanyak 4.420, yang dibagi dalam 3 sesi setiap harinya dan satu sesi diikuti oleh 350 peserta.

“Adapun program dan soal yang membuat BKN (Badan Kepegawaian Nasional). Dan bisa kita pastikan, peserta tidak ada kesempatan untuk melakukan contek-contekan, karena puluhan ribu soal diacak. Sehingga satu meja dengan meja sebelahnya soalnya pun berbeda-beda,” jelas Sekretaris BKPSDM.

Bagi peserta yang tidak hadir, lanjut Erni, maka secara otomatis gugur. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar peserta bisa hadir tepat waktu dan mengikuti aturan panitia tes seleksi. (Otong)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *