JAVANEWS.CO.ID

KREATIF, SANTUN DAN BERIMBANG

Kepala Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan Kelas III Labuan-Banten, Intens Melakukan Pencegahan Penyebaran Covid – 19

2 min read

Banten – Javanews.co.id | Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menindaklanjuti himbauan International Maritime Organization (IMO) untuk secara aktif melakukan upaya pencegahan penularan virus corona atau atau novel corona virus (2019-cCOV).

Ditjen Hubla Kemenhub telah menerbitkan Surat Edaran Nomor SE 5 Tahun 2020, yang menginstruksikan seluruh penyelenggara pelabuhan di Indonesia untuk melakukan identifikasi yang dibutuhkan terhadap kedatangan semua kapal yang melayani pelayaran luar negeri, baik langsung maupun transit, khususnya dari negara-negara yang terinfeksi virus corona.

Kepala Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan Kelas III Labuan-Banten, Mastur mengatakan kepada Javanews.co.id bahwa selain hal-hal yang telah disampaikan diatas, Penyelenggara Pelabuhan agar tetap menjalankan tugas dan fungsinya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan bekerja sama dengan stakeholder agar pemerintah daerah dapat disatukan.

Kepala KUPP Kelas III Labuan-Banten, Mastur menerangkan, pihaknya menerima instruksi dari Kementerian, untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona di setiap wilayahnya. “Berdasarkan surat edaran yang kami terima dari Kementerian Perhubungan, Nomor 8 tahun 2020 tanggal 5 Maret 2020, tentang langkah-langkah siaga penyebaran virus corona,” jelas Mastur.

Antisipasi penyebaran virus corona, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Labuan-Banten melakukan pemantauan kapal-kapal asing yang bersandar di perairan laut di wilayah Kabupaten Pandeglang hingga Bayah Kabupaten Lebak.

Mastur juga mengatakan bahwa pihaknya harus mengidentifikasi kedatangan semua kapal-kapal, terutama kapal dari luar negeri, yang mungkin bersandar di laut Kabupaten Padeglang dan Kabupaten Lebak .

“Untuk saat ini, kita masih memantau kapal-kapal asing jika ada yang masuk ke sini, tapi untuk saat ini di Labuan Kabupaten Pandeglang, khususnya belum ada kedatangan untuk kapal-kapal asing,” katanya.

Mastur menambahkan, untuk prosedur penanganan atau antisipasi bila ada kedatangan kapal-kapal dari luar negeri, mereka akan berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait. Serta Untuk Pelayanan KUPP Kelas III Labuan-Banten tidak ada pelayanan yang tertunda, kita siap melayani 24 jam khususnya diwilayah kerjanya. Walaupun Kapal-kapal Lokal ada keterbatasan, tetapi tidak boleh keluar dari wilayah bayah atau perairan.

Mastur menngemukakan bahwa untuk Kapten dan ABK serta kru, tidak boleh keluar dari pelabuhan. Sementara untuk staf organik di KUPP Kelas III Labuan-Banten ada 15 orang, sedangkan untuk tenaga non organic ada 12 orang. “Dalam satu hari ada 5 orang yang bertugas untuk memberikan pelayanan selama 24 jam diwilayah kerja KUPP Kelas III Labuan-Banten Bayah,” ucapnya.

Staf wilayah kerja UPP Kelas III Labuan Banten Ace menambahkan, bahwa untuk pelayanan khusus PT Cemindo Gemilang sudah aman, semoga covid 19 ini cepat berakhir. (Budi)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *