JAVANEWS.CO.ID

KREATIF, SANTUN DAN BERIMBANG

Warga Desa Su’rulangi Nikmati BLT Dana Desa

2 min read

Takalar (Sulsel) – Javanews.co.id | Merebaknya pandemi covid 19 yang mematikan ini, membuat masyarakat resah. Karena mengganggu perekonomian dan pendapatan masyarakat, apalagi yang kesehariannya mencari nafkah didalam maupun diluar daerah, sehingga pemerintah pusat memutar otak agar rakyatnya bisa bertahan hidup.

Presiden Joko widodo mengarahkan kepada pemerintah daerah, yaitu gubernur dan bupati untuk mengatasi covid 19 didaerahnya masing-masing. Presiden memerintahkan untuk memberikan kepada masyarakat Bantuan Lansung Tunai (BLT) dari Dana Desa.

Sesuai arahan pemerintah pusat, pemerintah Desa Su’rulangi Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, telah mengambil langkah cepat untuk mengatasi covid 19, dengan menyalurkan bantuan lansung tunai (BLT) Dana Desa tahap pertama, senilai Enam ratus ribu rupiah (Rp 600.000) per Kepala Keluarga (KK), dengan jumlah 110 KK tahap pertama.

Bantuan BLT diserahkan lansung oleh Pejabat (PJ) Desa Su’rulangi dan juga selaku Camat Polongbangkeng Selatan (Polsel) Baharuddin S.Sos M.Si kepada warga kurang mampu yang terdampak covid 19, disaksikan oleh Babinsa dan Kepala dusun serta Staf desa di aula kantor Desa Su’rulangi (6/5).

Pejabat Desa Su’rulangi mengatakan, Bantuan Lansung Tunai (BLT) kita salurkan sesuai arahan pemerintah pusat dengan jumlah enam ratus ribu rupiah (Rp 600.000) perbulan selama tiga bulan. Yang disalurkan ini adalah tahap pertama, bagi warga kurang mampu yang terdampak covid 19 dan tidak semua warga mendapat BLT Dana Desa.

“Hari ini kita salurkan Bantuan Lansung Tunai (BLT) Dana Desa, sesuai arahan pemerintah pusat, dengan menyalurkan BLT Sebesar enam ratus ribu rupiah (Rp 600.000) perbulan. Bantuan ini bertahap selama tiga bulan dan hari ini kita salurkan tahap pertama sebanyak 110 KK dan tidak semua warga mendapat BLT karna ada regulasinya,” terangnya.

Lanjut Baharuddin, bantuan covid 19 ini tidak hanya fokus pada BLT dana desa saja, tapi ada bantuan lainnya seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Penerima Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sembako dan Bantuan Prasejahtera. “Karena ini semua punya regulasi, kalau sudah dapat BLT tidak lagi dapat bantuan lainnya, begitu seterusnya,” ungkapnya. 

Agar masyarakat merasakan bantuan yang terdampak covid 19, kami menghimbau kepada masyarakat yang telah mendapat bantuan covid 19, terutama warga yang mendapat BLT dari  Dana Desa, untuk betul betul memanfaatkan dana tersebut dengan sebaik baiknya, jangan disalah gunakan untuk membelanjakan yang bukan kebutuhan pokok buat kehidupan sehari hari.

Hal yang paling penting adalah menjaga kesehatan, apabila keluar rumah untuk beraktivitas pakailah masker dan harus mematuhi himbauan pemerintah, yaitu tidak berkerumun dan harus menjaga jarak. “Untuk sementara, dihimbau kepada masyarakat untuk tidak sholat berjamaah dimasjid, seperti sholat Jum’at dan sholat tarawih. Mari kita berdoa, semoga corona ini cepat berlalu,” tutup Baharuddin Daeng Limpo.

Sementara itu, warga penerima BLT dari Dana Desa, Daeng Lassa warga dusun Bontomanai Desa Su’rulangi yang kesehariannya adalah tukang ojek mengatakan, bahwa dirinya sangat bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada pemerintah, atas bantuan BLT ini,” ucapnya haru.

Ia berterima kasih kepada pemerintah, karena hari ini Ia mendapat BLT dari pemerintah sebesar Rp 600.000. “Berkat bantuan ini, beban perekonomian saya bisa teratasi, apalagi saya ini adalah tukang ojek, pendapatan saya setiap hari tidak menentu, ditambah dengan adanya corona ini, orang juga agak malas naik ojek,” ungkap daeng Lassa. (Muhammad Rusli)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *